Lamongan - dalam apel pagi tanggal 19 Mei 2025, Kepala PPN Brondong menyampaikan poin penting yang perlu ditindaklanjuti berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap yang telah dilaksanakan di Jakarta.
Hal pertama yang disampaikan yaitu pentingnya menjalin kerja sama dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, dimana dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan harus melibatkan berbagai pihak seperti Instansi Pemerintah, TNI AL, Polisi Perairan, dan Masyarakat Perikanan khususnya Nelayan serta Pelaku Usaha Swasta.
Selanjutnya Program Penangkapan Ikan Terukur tetap dilanjutkan guna menjaga kelestarian sumber daya ikan dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah penangkapan.
Kepala Pelabuhan juga menyampaikan 3 Target Utama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, yaitu: Meningkatkan volume produksi ikan, Pencapaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Sumber Daya Alam (SDA) maupun Non-SDA, dan Meningkatkan Nilai Tukar Nelayan (NTN).
Dalam penutup arahannya disampaikan arahan Presiden Republik Indoensia tetang pengunaan anggaran negara untuk digunakan program yang berdampak langsung bagi masyarakat yang diimplementasikan dalam Kampung Merah Putih berupa pembangunan 100 kampung nelayan dan 1.000 kapal untuk Nelayan.