Lamongan - Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong kembali mencatatkan capaian positif dalam layanan pelabuhan dan aktivitas perikanan. Berdasarkan data infografis terbaru yang dirilis melalui sistem Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan (PIPP), sepanjang periode pelaporan terkini tercatat volume produksi perikanan tangkap sebesar 931 ton, dengan estimasi nilai mencapai Rp18 miliar.
Sementara itu, pada sektor pasca produksi, tercatat volume produksi sebanyak 16 ton, dengan nilai ekonomis berdasarkan Nila sebesar Rp502 juta, dari 13 kapal bongkar.
Dalam periode yang sama, tercatat total 125 kapal melakukan bongkar ikan di pelabuhan. Komposisi kapal meliputi:
Jaring tarik berkantong: 90 kapal
Rawai dasar: 30 kapal
Pancing ulur: 5 kapal
Beberapa jenis ikan yang mendominasi hasil tangkapan dan bongkaran adalah:
Kurisi (Nemipterus virgatus): 247.956 kg
Swanggi (Priacanthus tayenus): 185.222 kg
Biji Nangka (Upeneus spp.): 131.563 kg
Cumi-cumi (Loligo spp.): 101.151 kg
Data ini menunjukkan keberagaman hasil tangkapan dan potensi ekonomi yang tinggi dari aktivitas nelayan di wilayah Brondong dan sekitarnya.
Melalui sistem informasi yang terbuka dan visualisasi data seperti ini, PPN Brondong terus mendorong keterlibatan publik serta memastikan bahwa setiap aktivitas di pelabuhan berjalan transparan dan akuntabel.